Ibadah tanpa hati

11 09 2008

Tanpa tersadar, entah karena sebab apa

Apakah karena tersibuk oleh urusan organisasi ( g mungkin yg ini soalnya aq bukan aktivis), ato karena mikirin kuliah terus, ataukah perhatian teralihkan karena sesuatu yang lain ( yg ini parah).

Tapi yang pasti nilai ibadah yg ada terasa semakin jauh saja. Kalau sekedar ibadah sebagai ritual saja maka tidak ada masalah. Karena Ibadah semacam ini cuma dianggap sebagai rutinitas, cuma sekedar untuk memenuhi kewajiban saja. Padahal yg bisa membuat kita masuk ke surga adalah rahmat Allah, bukan ibadah kita, sebanyak apapun itu. Lantas apakah kita berani mengharapkan rahmat Allah jika ibadah kita tidak khusyu’ (tanpa hati)?

Nilai ibadah yg sebenarnya menunjukkan rasa syukur kepada Allah yg dibuktikan dengan ikutnya hati beribadah (bukan sekedar fisik yg melakukan rukun2 ibadah) tergantikan dengan kegiatan2 hambar mengejar tuntutan kewajiban dari Allah atau bahkan cuma beban2 yg diberikan oleh orang lain.

Klo seperti ini terus mau dibawa kemana diriku ini ???

Yang pasti semua menunjukkan bahwa ada yg salah bahkan perlu segera dibenahi dari diriku.

Ampunilah aku ya Allah, jangan Engkau sesatkan setelah Engkau anugrahkan petunjuk


Actions

Information

One response

30 09 2008
myrazano

selamat hari lebaran. minal aidin wal faizin maaf lahir dan batin

Leave a comment